Pantai Labu Baru Memanggil Putrinya Pulang, Patimah Siap Mengabdi dan Membangun Desa



Pantai Labu – Desa Pantai Labu Baru kini tengah memasuki babak baru dalam perjalanan kepemimpinannya. Seorang putri asli desa, Patimah, menyatakan kesiapan dirinya untuk maju sebagai calon Kepala Desa Pantai Labu Baru guna melanjutkan sisa masa jabatan hingga tahun 2030.

Dengan membawa tagline “Pantai Labu Baru Bangkit, dan Bermartabat”, Patimah hadir dengan semangat pengabdian, persatuan, dan kebangkitan desa yang berpijak pada nilai budaya Melayu, religiusitas, serta pembangunan berkelanjutan.

Patimah bukan sosok asing bagi masyarakat desa. Ia merupakan anak dari H. Syahluddin Purba, cucu dari Abdullah Hukum Purba, dan cicit dari Muhammad Kasih Purba, keluarga yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan pemerintahan dan pengabdian di Pantai Labu Baru.

Sebagai perempuan kelahiran desa pesisir tersebut, Patimah mengaku terpanggil untuk kembali pulang dan mengambil tanggung jawab membenahi kampung halamannya.

“Saya lahir di desa ini, dibesarkan di desa ini, dan saya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut memperbaiki serta membangun Pantai Labu Baru agar kembali bangkit dan bermartabat,” ujar Patimah kepada awak media melalui sambungan WhatsApp.

Menurutnya, desa memiliki potensi besar di sektor budaya, ekonomi masyarakat pesisir, sumber daya manusia, hingga kekuatan gotong royong yang selama ini menjadi identitas masyarakat Pantai Labu Baru.

Karena itu, apabila diberikan amanah memimpin desa, Patimah menegaskan akan fokus menjalankan program “Satu Rumah Satu Sarjana” sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia desa agar mampu berkompetisi menghadapi perkembangan zaman yang semakin digital dan modern. Program tersebut diharapkan dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak desa, sehingga lahir generasi muda Pantai Labu Baru yang cerdas, mandiri, dan siap bersaing di masa depan.

Selain itu, Patimah juga berkomitmen membangun dan memperbaiki sistem irigasi pertanian guna mendukung produktivitas petani serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa. Di sisi lain, ia ingin menghadirkan kelompok usaha bagi perempuan dan lansia agar mereka memiliki ruang untuk berkarya, mandiri secara ekonomi, dan tetap berdaya di tengah kehidupan sosial masyarakat.

“Kemajuan desa tidak boleh meninggalkan perempuan dan orang tua. Semua harus ikut tumbuh, ikut berdaya, dan ikut merasakan kesejahteraan,” tegas Patimah.

Tidak hanya berorientasi pada penyelesaian program hingga tahun 2030, Patimah juga menegaskan pentingnya menyiapkan generasi penerus desa untuk melanjutkan estafet pembangunan pada periode 2030–2038 mendatang.

“Kita tidak boleh hanya berpikir untuk hari ini. Anak-anak muda desa harus mulai dipersiapkan dari sekarang agar lahir generasi pemimpin yang cerdas, berkarakter, dan mencintai kampung halamannya,” katanya.

Dalam visi besarnya, Patimah ingin menghadirkan pemerintahan desa yang terbuka, merangkul seluruh masyarakat tanpa perbedaan, serta mengutamakan musyawarah dan kepentingan bersama.

Semangat yang dibawanya pun mendapat perhatian masyarakat karena dinilai bukan sekadar pencalonan biasa, melainkan kelanjutan nilai pengabdian keluarga besar Purba yang telah lama dikenal dalam sejarah desa.

Dengan slogan “Bangkit bersama, Bermartabat selamanya”, Patimah berharap Pantai Labu Baru dapat tumbuh menjadi desa yang maju, religius, berbudaya, dan menjadi kebanggaan masyarakat pesisir di Kabupaten Deli Serdang.

Posting Komentar

0 Komentar