Aminullah Siagian Minta Polri dan PPATK Telusuri Penyandang Dana Narasi Kerusuhan Digital



Jakarta, Parnadaily.com – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA) secara resmi mengalirkan dukungan penuh terhadap penindakan tegas Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya yang berhasil membongkar sindikat produsen konten hoaks terkait isu demonstrasi dan kerusuhan massal bulan Agustus. PP GPA menilai langkah cepat kepolisian merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga stabilitas siber dan kondusivitas masyarakat.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum PP GP Al Washliyah, H. Aminullah Siagian, merespons pengungkapan jaringan pembuat propaganda digital yang dinilai berpotensi memicu kegaduhan publik menjelang Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Desak Pembongkaran Aktor Intelektual dan Penyandang Dana

Aminullah Siagian menegaskan bahwa penangkapan para pembuat konten di tingkat eksekutor lapangan merupakan awal yang sangat baik. Namun, penanganan kejahatan siber yang terstruktur ini tidak boleh berhenti di tengah jalan, melainkan harus diusut hingga menyasar para dalang utama (intellectual actor) dan pemesan narasi.

"Kami berdiri bersama Polri dan memberikan dukungan moril sepenuhnya kepada jajaran kepolisian untuk mengusut kasus ini sampai ke akar-akarnya. Fokus kita saat ini adalah mendukung Polri membuka siapa dalang utama di balik gerakan digital ini secara transparan, profesional, dan berdasarkan fakta hukum," ujar H. Aminullah Siagian di Jakarta, Sabtu (08/08/2026).

Menurut Aminullah, narasi palsu yang disebarkan oleh sindikat tersebut dirancang secara sistematis untuk memicu kepanikan sosial serta merusak iklim keamanan nasional. Oleh karena itu, sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat sangat krusial guna menangkal bahaya disinformasi.

"Aksi cepat kepolisian harus dikawal bersama agar ruang digital nasional bersih dari manipulasi propaganda yang berniat memecah belah bangsa."

Tiga Poin Pernyataan Sikap Resmi PP GP Al Washliyah

Sebagai bentuk komitmen dalam mengawal penegakan hukum siber, PP GP Al Washliyah menyampaikan tiga poin sikap resmi kepada publik dan instansi Kepolisian RI:

NoFokus Tuntutan SikapRincian & Target Tindak Lanjut
1Pelacakan Aliran Dana (Financial Tracking)Mendukung penuh kolaborasi penyidik Polri bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana dan sisa uang kontrak sebesar Rp220 juta guna mengungkap penyandang dana proyek hoaks.
2Transparansi Penegakan HukumMendorong Polri untuk mengumumkan identitas pemesan konten ke publik secara terbuka apabila pembuktian hukum telah lengkap demi memberikan efek jera (deterrent effect) yang masif.
3Gerakan Operasi Bersih HoaksMengajak seluruh elemen pemuda dan masyarakat luas untuk menghentikan penyebaran konten provokatif serta aktif melakukan verifikasi informasi di media sosial.

Hingga saat ini, proses penyidikan terhadap sindikat pembuat konten hoaks tersebut masih terus dikembangkan oleh tim penyidik Polda Metro Jaya guna mendalami aliran dana serta menangkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan propaganda siber tersebut.

Posting Komentar

0 Komentar