![]() |
| Paian Purba SH, Menerima Kehadiran Keluarga Korban Dugaan Kekerasan dikawasan PTPN II(16/7) |
Deli Serdang//Parnadaily – Keluarga dugaan korban kekerasan yang terjadi di kawasan PTPN II yang sekarang PTPN I Regional I Tanjung Morawa mendatangi Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang dari Fraksi Gerindra, Paian Purba, SH, untuk menyampaikan pengaduan dan meminta pendampingan agar persoalan tersebut dapat diproses sesuai jalur hukum yang berlaku.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (16/7/2026) itu dihadiri oleh keluarga dari tiga orang yang diduga menjadi korban. Satu orang, Daniel Situmeang alias Bornok, meninggal dunia, sementara dua lainnya berinisial JR dan ST dilaporkan mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh, bahkan salah satunya mengalami kesulitan berdiri akibat luka yang diderita.
Dalam pertemuan tersebut, pihak keluarga berharap Paian Purba dapat memperjuangkan aspirasi mereka agar kasus tersebut mendapat perhatian serius dan diproses secara adil sesuai ketentuan hukum.
Menanggapi pengaduan tersebut, Paian Purba, SH, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia menegaskan akan menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai wakil rakyat dengan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
"Sebagai wakil rakyat, terlebih ini merupakan daerah pemilihan saya, saya akan menjalankan aspirasi masyarakat. Saya berharap seluruh proses penanganan perkara ini berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku, transparan, dan memberikan rasa keadilan bagi semua pihak," ujar Paian Purba.
"Tujuan saya bukan mengintervensi proses hukum, melainkan memastikan masyarakat memperoleh kepastian hukum dan seluruh pihak yang berkepentingan didengar keterangannya. Saya akan mengawal aspirasi keluarga ini sesuai kewenangan saya sebagai anggota DPRD," tegasnya.
Kronologi Singkat
Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, peristiwa terjadi pada Minggu (12/7/2026) di kawasan PTPN II, Dusun IX, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa. Korban Daniel Situmeang alias Bornok diamankan oleh sejumlah petugas keamanan setelah diduga terlibat dalam dugaan pencurian.
Korban kemudian dibawa ke pos keamanan untuk dimintai keterangan. Beberapa jam kemudian korban dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans, namun dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, dua orang lainnya, JR dan ST, dilaporkan mengalami luka-luka. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas perkara tersebut secara profesional dan objektif sehingga seluruh fakta dapat terungkap sesuai proses hukum yang berlaku.


0 Komentar
Tinggalkan Pesan Anda Disini