Kenduri Suro dan Harlah ke-47 Pujakesuma,wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo: "Jangan Tinggalkan Tradisi dan Kerukunan"


DELI SERDANG –Parnadaily.com 


Paguyuban Keluarga Besar Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) menggelar Kenduri Suro sekaligus Perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-47 Pujakesuma di Wedding Cafe, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (14/7/2026) malam.




Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 21.05 WIB hingga 23.00 WIB tersebut berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Kenduri Suro merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan setiap bulan Muharram sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, SS, Brigjen (Purn) Achyat selaku MPO Pujakesuma, Kepala Badan Kesbangpol Deli Serdang Kurnia Boloni Sinaga, S.STP, Kadis Budpar Deli Serdang Yudi Hilmawan, Camat Percut Sei Tuan M. Kennedy, S.IP., M.Si, Dr. M. Dayan selaku Plt. Pujakesuma Sumut, Choirum Rizal, serta tokoh sepuh Pujakesuma Nasib Solichin.



Turut hadir jajaran pengurus Pujakesuma dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara, di antaranya Deli Serdang, Langkat, Batu Bara, Asahan, Binjai, Serdang Bedagai, Simalungun, Pakpak Bharat, Labuhanbatu Selatan dan Labuhanbatu Utara. Hadir pula Srikandi Pujakesuma, kader dan mahasiswa Pujakesuma, Babinsa, Bhabinkamtibmas.


Dalam berbagai acaranya, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo mengapresiasi konsistensi keluarga besar Pujakesuma dalam menjaga tradisi, mempererat persaudaraan dan berperan aktif dalam pembangunan daerah.


Menurutnya, masyarakat Jawa yang telah tumbuh dan berkembang di Sumatera memiliki peran penting dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan, khususnya di Kabupaten Deli Serdang.


“Pujakesuma telah berperan aktif dalam setiap pembangunan. Kami menyambut baik kegiatan Suroan ini dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam. Mudah-mudahan kemesraan dan keakraban ini tetap berlanjut,” ujar Lom Lom.


Ia juga mengingatkan agar perkembangan zaman dan modernisasi tidak membuat masyarakat melupakan akar budaya dan tradisi yang selama ini menjadi perekat persaudaraan.

"Di era modernisasi, jangan tinggalkan tradisi. Wong Jowo harus tetap mengedepankan tradisi, kerukunan beragama dan kebersamaan. Semoga kita terus bersatu dalam keluarga besar Pujakesuma," pesannya.


Suasana kebersamaan semakin terasa melalui tradisi makan bersama dalam kenduri tersebut. Menurut Lom Lom, kebersamaan yang terbangun menjadi semangat untuk terus memperkuat persaudaraan dan semangat membangun Deli Serdang.


Selain Kenduri Suro dan peringatan Harlah ke-47 Pujakesuma, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta tausiah agama yang disampaikan oleh Al Ustaz Sugeng Wanto atau yang dikenal sebagai Kiai Langit.


Melalui momentum Kenduri Suro dan Harlah ke-47 ini, keluarga besar Pujakesuma diharapkan semakin solid dalam menjaga nilai-nilai budaya, memperkuat persaudaraan, memelihara kerukunan serta terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kehidupan masyarakat di Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Deli Serdang.red


Posting Komentar

0 Komentar