Nakhodai GPA Aceh, Dr. Hifjir Siap Fokus pada Pemberdayaan UMKM dan Literasi Digital Pemuda


 
BANDA ACEH – Kiprah organisasi kepemudaan Islam di Serambi Mekkah memasuki babak baru. Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA), Aminullah Siagian, secara resmi melantik jajaran Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) Provinsi Aceh Periode 2025–2030. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar di Asrama Haji Banda Aceh, Sabtu (17/07/2026).

Agenda strategis ini dihadiri oleh jajaran tokoh senior Al Washliyah, unsur pemerintahan daerah, perwakilan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), serta ratusan kader keluarga besar Al Jam’iyatul Washliyah dari berbagai kabupaten/kota di seluruh penjuru Aceh.

Dalam pelantikan tersebut, Dr. Hifjir, S.Pd., M.Pd. resmi dikukuhkan sebagai Ketua PW GPA Aceh. Nahkoda baru ini akan didampingi oleh Saddam, S.Pd., M.Si. sebagai Sekretaris, dan Ir. Hendra Koesmara, M.Sc. yang diamanahkan sebagai Bendahara. Struktur kepengurusan lima tahun ke depan ini juga diperkuat oleh 6 Wakil Ketua, 6 Wakil Sekretaris, 3 Wakil Bendahara, serta 15 orang anggota.

Amanah Besar Kaderisasi dan Perjuangan Umat

Dalam arahannya, Ketua Umum PP GPA, Aminullah Siagian, mengingatkan seluruh pengurus yang baru diambil sumpah jabatannya agar bergerak progresif. Ia meminta GPA Aceh tidak pasif dan mampu melahirkan kontribusi riil bagi pembangunan daerah serta umat.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan awal dari sebuah amanah besar. Jadikan GPA sebagai wadah kaderisasi, pengabdian, dan perjuangan yang mampu melahirkan generasi muda yang berintegritas serta berkontribusi bagi masyarakat,” tegas Aminullah.

Fokus Bidik Pemberdayaan Ekonomi dan Literasi Digital

Merespons instruksi tersebut, Ketua PW GPA Aceh terpilih, Dr. Hifjir, menyampaikan rasa terima kasih atas mandat yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa GPA Aceh menjadi organisasi yang solid, inklusif, serta mampu memosisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembinaan kepemudaan.

Hifjir membeberkan bahwa peta jalan kepengurusan periode 2025–2030 akan difokuskan pada penguatan internal dan respons terhadap tantangan zaman. Beberapa program prioritas yang dibidik antara lain pemberdayaan ekonomi pemuda, pengembangan sektor UMKM, peningkatan mutu SDM, literasi digital, hingga penguatan nilai keislaman dan kebangsaan.

“Kami mengajak seluruh kader Gerakan Pemuda Al Washliyah di Aceh untuk bersatu, memperkuat ukhuwah, dan bersama-sama membesarkan organisasi ini demi kemajuan Al Washliyah, Aceh, dan Indonesia,” pungkas Dr. Hifjir optimis.

Acara pelantikan yang berjalan penuh semangat kebersamaan ini kemudian ditutup dengan sesi doa bersama demi kelancaran roda organisasi selama masa bakti lima tahun ke depan.

Posting Komentar

0 Komentar