Hadirnya program SI PANDAI Bukti nyata Petani Deli Serdang kini punya kepastian pasar

 



DELI SERDANG –

 Panen bawang merah di Kecamatan Beringin menjadi bukti nyata bahwa program Si PANDAI (Sistem Pantau Data Pangan Indonesia) mulai memberi dampak langsung bagi petani. Dalam kegiatan panen bersama di Desa Sidodadi Ramunia, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan turun langsung ke lahan bersama Kelompok Tani Jaya Tani sekaligus menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung produktivitas petani.




Panen yang berlangsung di lahan seluas 7 rantai itu menghasilkan sekitar 1,3 ton bawang merah. Hasil panen tersebut dibeli dengan harga Rp24 ribu per kilogram melalui skema pembelian oleh Pemkab Deli Serdang lewat BUMD, sehingga petani tidak lagi dibiarkan berjuang sendiri menghadapi ketidakpastian pasar.


Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menegaskan, kehadiran Si PANDAI bukan sekadar program administrasi, melainkan langkah konkret pemerintah untuk memastikan petani memperoleh kepastian harga, kepastian pasar, dan perlindungan dari anjloknya harga saat panen raya.


“Dengan Si Pandai, kita ingin petani merasakan keuntungan yang stabil sepanjang tahun, bukan hanya untung sekali tetapi kemudian harus menghadapi harga yang anjlok,” ujar Asri Ludin Tambunan.


Menurutnya, selama ini salah satu persoalan utama yang dihadapi petani adalah fluktuasi harga yang sering tidak menentu. Ketika panen melimpah, harga justru bisa jatuh dan merugikan petani. Karena itu, melalui Si PANDAI, pemerintah berupaya membangun sistem data pangan yang terintegrasi agar produksi, distribusi, kebutuhan pasar, hingga serapan hasil pertanian bisa dipantau lebih cepat dan lebih akurat.


Program ini juga diharapkan menjadi jembatan antara petani, pemerintah, dan pasar, sehingga hasil pertanian tidak hanya berhenti di lahan, tetapi benar-benar terserap dengan harga yang layak. Dengan dukungan data yang lebih rapi dan kebijakan yang lebih terukur, petani diharapkan bisa bekerja lebih tenang karena hasil panennya memiliki arah pasar yang jelas.


Kegiatan panen bawang di Beringin pun menjadi simbol bahwa sektor pertanian di Deli Serdang tidak boleh lagi berjalan dengan pola lama. Pemerintah daerah ingin memastikan petani tidak hanya diminta menanam, tetapi juga didampingi hingga hasil panennya memiliki nilai ekonomi yang pasti.


Kehadiran Bupati bersama jajaran di tengah lahan pertanian menjadi pesan bahwa pembangunan pertanian bukan sekadar slogan, melainkan komitmen untuk menghadirkan keberpihakan nyata kepada petani. Dari lahan bawang di Beringin, pesan itu ditegaskan: petani harus untung, pasar harus pasti, dan pemerintah harus hadir sampai hasil panen benar-benar bernilai.(Red)

Posting Komentar

0 Komentar