Tanjung Morawa|Parnadaily.com
Tragedi pengkodean Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Minggu (10/8/2025) sore, ketika dua warga melaporkan hanyut di aliran Sungai Sei Blumai. Peristiwa yang memilukan ini terjadi sekitar pukul 15.45 WIB di kawasan Gang Rezeki Ujung, Dusun X, desa setempat.
Korban yang belum ditemukan adalah Suratman (70), warga Gang Baru, Dusun IX, dan Andra Sanjaya (10), warga Dusun VI Gang Ikhlas Baru. Sementara itu, satu korban lainnya, Syifa Khomairoh (12), adik dari Andra, berhasil selamat setelah diselamatkan oleh warga.
Menurut keterangan Syifa, kejadian bermula saat mereka bertiga pergi ke tepi sungai untuk mencari bambu sebagai bahan membuat layangan. Andra yang saat itu ingin mencuci kaki di tepi sungai tergelincir dan terbawa arus. Suratman yang berusaha membantu ikut terseret, begitu pula Syifa yang mencoba membantu adiknya.
Beruntung, Syifa berhasil meraih bambu yang berada di tepi aliran sungai dan berteriak minta tolong. Teriakan tersebut didengar oleh seorang tukang bangunan bernama Ganda, yang kemudian segera membantu dan menarik Syifa ke daratan.
Karena sulitnya pencarian,mengingat sungai blumai memiliki kedalaman 5 ms/d 12 m.dan superekstra dalam pencarian korban.sekira pukul 21.45 tim BASARNAS Kab.Deliserdang tiba di lokasi.utk melanjutkan pencarian korban.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan warga dan pihak yang berwenang masih melakukan pencarian terhadap dua korban yang hilang. Arus sungai yang cukup deras membuat proses pencarian berlangsung sulit.(h3ru)

0 Komentar
Tinggalkan Pesan Anda Disini