-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KM Sri Budaya GT 25 Terbakar di Tangkahan Sri Muara Tanjungbalai, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta Rupiah

10/18/2026 | Oktober 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-18T15:01:08Z


Tanjungbalai, Parnadaily.com - 
Kapal pengangkutan antarpulau KM Sri Budaya, GT 25, mengalami kebakaran di ujung Tangkahan Sri Muara, Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Minggu (18/10/2026) malam. 


Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tanjungbalai bergerak cepat ke lokasi dan berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar 18 menit setelah armada tiba. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.


Amat Sukri, SH Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran pada Satpol PP, mengatakan informasi awal mengenai kebakaran diterima petugas pada pukul 19.31 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, armada pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian pada pukul 19.40 WIB.


"Untuk menangani kebakaran, kami (Damkar Kota Tanjungbalai) mengerahkan empat armada, yakni unit 008, 009, 010, dan 014, serta didukung patroli Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)," ucapnya. 


Ia juga mengatakan, Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Proses pendinginan selesai pada pukul 19.58 WIB guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.


"Setelah situasi dinyatakan terkendali, seluruh armada meninggalkan tempat kejadian kebakaran (TKK) pada pukul 20.10 WIB," katanya. 


Sukri menjelaskan, Berdasarkan data sementara, pemilik kapal diketahui bernama Bela Panjaitan, berusia 59 tahun, warga Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.


"Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, nilai kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah," ujarnya. 


Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan tim Inafis Polres Tanjungbalai untuk mengetahui secara pasti asal mula munculnya api.


Penanganan cepat petugas Damkar diharapkan dapat mencegah api meluas dan meminimalkan dampak kebakaran di kawasan tangkahan kapal tersebut. 


(Zulham). 

×
Berita Terbaru Update