-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Irigasi Rusak, Petani Gunung Tua Cemas Gagal Panen, Hermansyah Lubis Anggota DPRD Sumut Salurkan Bantuan

9/05/2026 | September 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-05T09:06:32Z

Irigasi Rusak, Petani Gunung Tua Cemas Gagal Panen, Hermansyah Lubis Anggota DPRD Sumut Salurkan Bantuan

PADANG LAWAS UTARA – Parnadaily.com// Persoalan rusaknya jaringan irigasi mulai menjadi ancaman serius bagi petani di Desa Gunung Tua Tonga, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). 

Kerusakan tanggul irigasi membuat distribusi air ke areal persawahan terganggu. Di tengah kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau, para petani pun dihantui kekhawatiran tanaman padi mereka tidak mendapatkan pasokan air yang cukup hingga berujung pada gagal panen. 

Keresahan tersebut kemudian disampaikan Kelompok Tani Sejahtera kepada anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi PAN, Hermansyah Lubis, saat para petani mendatangi kediamannya pada Sabtu (5/9/2026). 

Para petani berharap adanya perhatian dan langkah cepat dari pemerintah untuk mengatasi kerusakan tanggul tersebut. Sebab, jika aliran air tidak segera dipulihkan, tanaman padi yang sedang membutuhkan air terancam mengalami gangguan pertumbuhan.

Mendapat laporan itu, Hermansyah langsung mengambil langkah dengan menghubungi Wakil Bupati Padang Lawas Utara melalui sambungan telepon. Komunikasi tersebut dilakukan secara langsung di hadapan kelompok tani. Hermansyah menyampaikan kondisi yang dialami petani sekaligus meminta agar persoalan jaringan irigasi mendapat penanganan segera. 

Dalam komunikasi tersebut, diketahui bahwa laporan mengenai kerusakan irigasi juga telah disampaikan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS). Meski demikian, petani tetap berharap koordinasi tersebut segera diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata di lapangan. Mereka membutuhkan kepastian bahwa aliran air dapat kembali mengairi sawah sebelum kerusakan tanaman semakin parah.

Sebagai bentuk kepedulian sekaligus membantu penanganan awal, Hermansyah Lubis kemudian memberikan bantuan uang tunai kepada kelompok tani. Bantuan itu diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki bagian tanggul yang rusak secara swadaya dan gotong royong, sembari menunggu pemerintah mengerahkan alat berat ke lokasi. 

 “Uang tersebut diharapkan bisa digunakan untuk mengerjakan jaringan irigasi yang jebol secara gotong royong, sembari menunggu alat berat Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara,” kata Hermansyah.

Ia menilai persoalan infrastruktur irigasi harus mendapatkan perhatian serius karena menyangkut keberlangsungan usaha tani masyarakat. Menurutnya, kerusakan saluran air yang dibiarkan terlalu lama dapat berdampak langsung terhadap produktivitas petani, terlebih ketika curah hujan rendah dan kebutuhan air untuk tanaman meningkat. 

Hermansyah juga mendorong Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara bersama BWS Sumut agar melakukan pengawasan dan pemeliharaan secara rutin terhadap jaringan irigasi di wilayah tersebut. 

“Pemerintah daerah dan BWS Sumut diharapkan terus melakukan pemantauan terhadap jaringan irigasi di Paluta, khususnya yang menjadi sumber air bagi para petani. Jangan sampai kerusakan baru ditangani setelah petani mengalami gagal panen,” ujarnya. 

Sementara itu, Kelompok Tani Sejahtera berharap alat berat yang dijanjikan pemerintah segera tiba di lokasi. Mereka menilai percepatan perbaikan sangat dibutuhkan agar pasokan air kembali lancar dan tanaman padi yang saat ini berada di lahan persawahan dapat diselamatkan. 

Petani pun berharap persoalan tersebut tidak berlarut-larut, karena setiap keterlambatan perbaikan dapat meningkatkan risiko kerugian bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.
×
Berita Terbaru Update