Jelang Musyawarah
Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MUSDA KAHMI) Kota Medan yang akan
dilaksanakan pada 19-20 September mendatang semakin ramai mendapat perhatian,
terutama dari warga alumni. Situasi yang semakin hangat ini seiring dengan
munculnya beberapa kandidat, salah satunya Ansor Harahap. Alumni HMI Fakultas
Ilmu Budaya USU ini calon pertama yang mendaftar ke tim seleksi Musda Kahmi
Medan pukul 15.00 WIB (2/9).
Ansor Harahap, saat
dimintai pendapat terkait keinginannya menahkodai Kahmi Medan ke depan
mengatakan bahwa organisasi ini penting diisi dengan gagasan dan tindakan yang
semakin kuat dari apa yang dicita-citakan tujuan HMI. Yaitu mewujudkan
masyarakat adil dan makmur yang merupakan tugas bersama dan tugas sepanjang
hayat, sesuai dengan peran dan kemampuan masing-masing.
“Kahmi memang tempat
berkhidmat alumni untuk menjalankan tugas ummat secara berkelanjutan sesuai
dengan kemampuan yang diperjuangkan” katanya setelah mendaftar sebagai salah
satu kandidat Ketua Kahmi Medan Periode 2026-2036 bersama beberapa senior yang
mendampingi.
Menurutnya, alumni senantiasa diharapkan
mengambil peran masing-masing dalam kehidupan sosial berbangsa dan bernegara. Banyak
cara dan tempat untuk aktualisasi diri dalam mengisi kehidupan yang bermanfaat
bagi masyarakat luas. Kahmi adalah salah satu wadah yang seharusnya menjadi
lembaga strategis, untuk memaksimalkan tugas tersebut. Bukan saja karena
banyaknya alumni yang menjadi warga Kahmi tetapi karena ruhnya terikat dengan
cita-cita luhur HMI itu sendiri.
“Kita berharap agar
Kahmi terus menerus eksis dan semakin berdayaguna bagi kehidupan, bukan
semata-mata karena alumninya banyak dan tersebar di berbagai lini kehidupan
sosial, tetapi alumninya terikat moril dengan cita-cita besarnya yang harus
diwujudkan dalam berbagai aspek dan kadar yang diperjuangkan” ungkapnya.
Untuk itu, dia
menginginkan Musda Kahmi kali ini bagian dari momentum untuk menyegarkan atau
menguatkan gagasan tersebut yang kemudian kelak dapat dilaksanakan dengan baik.
Menjadi organisasi yang semakin peka terhadap persoalan-persoalan ummat.
Lembaga yang semakin hadir bagi kehidupan sosial.
“Artinya, Musda Kahmi
ini harus jadi kesempatan bagi kita semua untuk menyegarkan kembali semangat
dan jatidiri HMI itu sendiri di dalam kehidupan masyarakat luas, semakin mampu
memberi solusi, sekalipun dalam lingkup yang kecil bagi masalah sosial yang
ada, lebih-lebih kehadiran dalam masalah-masalah besar yang membutuhkan gotong
royong elemen bangsa” ungkapnya.
Atas dasar itu, penting
gagasan tersebut diorganisir sedemikian rupa sehingga dapat dilaksanakan dengan
terukur atau dirasakan masyarakat. Disamping itu, menurutnya, Kahmi harus
menjadi bagian besar yang terus menerus berkontribusi dalam melahirkan
kader-kader bangsa yang berkarakter sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan
HMI. Bahwa hanya dengan cara turut aktif berkontribusi dalam proses kaderisasi HMI,
secara internal, misi dapat berjalan melewati zaman yang semakin sensitif
terhadap penyimpangan.
“ini yang kita sebut
bahwa Kahmi adalah rumah besar merawat nilai, konsep insan cita yang
dicita-citakan Lafran Pane sejatinya relevan dalam kehidupan sekalipun
perubahan zaman yang semakin dinamis, untuk itu perlu dikhidmadkan sebagai
wujud tanggungjawab kader dalam menghidupkan nilai-nilai tersebut” kata Ansor.
Ansor Harahap bersama
Harun Al Rasyid, Zufri Hidayat, Khairul Ansari, Junaidi, Haris Muda Lubis,
Fauzi Pohan, dan Ramadhan Pohan diterima Panitia Seleksi Calon Ketua Umum MD
Kahmi Kota Medan Periode 2026-2031, Yudi Permana Siregar dan Robert Irfandi
Situmorang. Berkas pendaftaran Ansor Harahap dinyatakan lengkap yang
selanjutnya akan diverifikasi.
