DELI SERDANG //parnadaily.com– Para pedagang tak hanya sibuk melayani pembeli dan mengatur dagangan. Di Pasar Impres Tanjung Morawa, semangat menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar juga terus digerakkan melalui kegiatan gotong royong.
Seperti terlihat pada Rabu (23/9/2026), pengurus Asosiasi Pedagang Tanjung Morawa Bersatu (AIPTU) bersama Pemerintah Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, kembali turun langsung melaksanakan gotong royong di kawasan Pasar Impres.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB hingga selesai, dengan melibatkan pengurus asosiasi dan pedagang. Sejumlah unsur terkait juga tampak hadir, di antaranya Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Ketua AIPTU, Saffridana, terlihat memimpin dan ikut langsung dalam kegiatan tersebut bersama para pengurus serta pedagang.
Menariknya, kegiatan gotong royong ini bukan kegiatan seremonial yang hanya dilakukan sesekali. AIPTU secara rutin melaksanakan kegiatan gotong royong setiap minggu sebagai bentuk kepedulian para pedagang terhadap kondisi lingkungan Pasar Impres.
Bagi para pedagang, pasar bukan hanya tempat mencari nafkah, tetapi juga lingkungan yang setiap hari menjadi bagian dari aktivitas mereka. Karena itu, menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar dinilai perlu dilakukan secara bersama-sama.
“Pasar ini tempat kita mencari rezeki. Jadi sudah seharusnya kita juga ikut menjaganya. Jangan hanya berharap kepada pemerintah, pedagang juga harus punya kepedulian,” ujar Saffridana.
Kegiatan rutin tersebut sekaligus menjadi upaya membangun kesadaran bersama di kalangan pedagang agar kebersihan pasar tidak hanya dilakukan ketika ada kegiatan tertentu, tetapi menjadi kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Sinergi antara AIPTU dan Pemerintah Desa Tanjung Morawa B dalam kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang turut hadir di tengah aktivitas para pedagang.
Dengan adanya kegiatan rutin tersebut, AIPTU berharap kebersihan dan kenyamanan Pasar Impres dapat terus terjaga. Terlebih, kondisi pasar yang bersih dan tertata tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pedagang, tetapi juga bagi masyarakat yang datang berbelanja.
Pedagang bergerak, pemerintah desa mendukung, aparat ikut hadir. Dari Pasar Impres Tanjung Morawa, gotong royong bukan sekadar kegiatan, tetapi mulai dibangun menjadi kebiasaan bersama.
