DELI SERDANG | Parnadaily.com—
Sudah lebih dari empat tahun jalan rusak tak diperbaiki, warga di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang akhirnya “meledak” dalam bentuk aksi protes unik: memancing ikan di kubangan jalan rusak.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Srigunting, Sunggal, dan viral di media sosial pada Minggu (27/7/2025). Dalam video yang beredar, tampak anak-anak hingga orang dewasa duduk santai di lingkungan sekitar air besar yang memenuhi badan jalan, lengkap dengan joran pancing. Sayangnya, warga lebih dulu melepaskan ikan lele ke dalam kubangan agar aksi tersebut terlihat nyata dan mengena.
“Ini jalan sudah tidak cocok lagi dilewati,” ucap salah seorang warga dalam video, menyindir kondisi infrastruktur yang semakin memburuk.
Menurut warga, aksi tersebut bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk keputusasaan karena jalan tersebut rusak parah sejak 2020 dan belum pernah mendapat perbaikan berarti. Aksi serupa juga pernah mereka lakukan, seperti menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai sindiran.
"Ini protes, karena jalan sudah rusak dari tahun 2020. Dulu sudah pernah kita menanam pohon pisang, sekarang kita mancing pula. Apa lagi yang harus kami lakukan supaya didengar?" ujar seorang warga penuh kecewa.
Jalan Srigunting bukan sekadar akses biasa. Jalur ini merupakan urat nadi warga sekitar organisasi, sekaligus jalur alternatif penting yang menuju menghubungkan Kota Binjai dengan Medan. Namun sayangnya, kondisi rusak parah dibiarkan begitu saja tanpa perhatian serius dari pemerintah daerah.
Tak hanya itu, warga juga sempat menutup jalan dan menjadikan tempat “kolam darurat” sebagai simbol kritik terhadap janji-janji pembangunan yang tak kunjung terwujud.
Pemkab Deli Serdang: “Sabar, Semua Butuh Proses”
Menangapi aksi viral tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang melalui Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi, Janso Sipahutar, mengimbau warga untuk bersabar.
“Semua yang rusak akan kita perbaiki. Masyarakat diminta bersabar karena semua butuh proses,” ujar Janso dalam keterangannya, tanpa menjelaskan secara detail waktu realisasi perbaikan.
Janso mengklaim bahwa perbaikan saluran udara di sekitar lokasi sudah dilakukan dua bulan lalu, dan bahwa perbaikan jalan sedang “dalam proses.”
“Salurannya sudah kami benahi dua bulan lalu. Sekarang proses perbaikan jalan sedang selesai,” ucapnya.
Sindiran Pedas: 'Mancing Ikan Lebih Cepat Daripada Mancing Perhatian Pemkab'
Aksi warga ini menjadi kritik keras terhadap lambannya respons pemerintah daerah dalam menangani masalah infrastruktur vital. Jika memancing ikan di jalan rusak bisa dilakukan sehari-hari, memancing perhatian Pemkab justru memakan waktu bertahun-tahun — dan tetap belum membuahkan hasil.
Warga pun mengambil sampai kapan harus terus bersabar.
“Harusnya pembangunan itu hak rakyat, bukan hadiah yang diberikan sesuka hati,” cetus warga lainnya.
Aksi ini membuka mata publik bahwa di tengah berbagai slogan pembangunan dan kemajuan, masih ada jalan-jalan utama yang dibiarkan rusak seperti kolam lele. Entah sampai kapan.
(Tim Redaksi | Parnadaily.com )
0 Komentar
Tinggalkan Pesan Anda Disini