Sumatera Utara-Parnadaily.com
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, kembali melahirkan Guru Besar.
Penyematan lencana Guru Besar dilakukan oleh Rektor UMSU Prof. Agussani, MAP, senin 16 Februari 2026 pukul 08.30 SD 12.00 wib, bertempat di Auditorium Gedung Rektor, Jalan Kapten Mukhtar Basri, No. 3 Medan.
Prof. Dr. Muhammad Qorib, MA dalam orasi ilmiahnya bertemakan “Agama, Etika Profetik, dan Keadaban Publik”.
Arahan dan bimbingan disampaikan oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang juga sebagai Mendikdasmen RI
Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M. Ed.
Pada acara pengukuhan Guru Besar tersebut.
Sebagai Guru Besar harus mampu mengimplementasi
kan TIGA KETELADANAN, yaitu :
1.Keteladanan Akademik.
2. Keteladanan Sosial.
3. Keteladanan Moral
Selanjut menjadi Agent Of Change khususnya di dunia Pendidikan. Demikian Arahan Prof. Dr. Abdul Mu'ti
Teruslah menggali ilmu, sehingga keberadaan Guru Besar memiliki dampak yang positif bagi dunia pendidikan, tambah Sang Menteri.
Mengacu pada Pasal 1 UU RI Nomor 14 Tahun 2005, Tentang Guru dan Dosen.
Guru Besar adalah Jabatan fungsional, yang telah memiliki pengalaman minimal 10 tahun mengajar.
Pengukuhan Prof.
Acara yang mencakup seluruh PDM se Sumatera Utara, sedangkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Deli Serdang yang dikomandoi oleh H. Ibnu Hajar, S.Sos, selaku Ketua PDM DS, berserta wakil ketua.
Usai acara Pengukuhan, Mendikdasmen RI, beserta rombongan, meninjau Lokasi Muktamar Muhammadiyah di Seintis Percut Sei Tuan, dan melakukan peninjauan ke lokasi SPPG UMSU. Beserta Wakil Kepala BGN Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya, S.Ik.
sambil melakukan silaturrahim dengan Pemprovsu, Pemkab Deli Serdang dan keluarga besar Muhammadiyah se Sumate ra Utara.
Nashruminallahi wa Fathun Qorib. wa Basyiril Mukminin.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Oleh H. Muchlis Muchtar, SE.


0 Komentar
Tinggalkan Pesan Anda Disini